Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Kisah Istri Muda Pak RT Suka di Jilmek

   Tradingan.com - Sebelum aku mulai bercerita tentang pengalamanku pertama kali berhubungan seks dengan seorang wanita, ada baiknya aku ceritakan latar belakangku terlebih dahulu.

Aku adalah anak tunggal di keluargaku. Namaku Doni. Umurku waktu itu 17 tahun. Aku siswa sebuah SMU Swasta dikotaku. Bapakku adalah seorang pengusaha menengah yang cukup sibuk, dia sering pergi keluar kota umtuk waktu yang tidak tentu. Ibuku juga sering ikut bersamanya. Aku tinggal dilingkungan Perumahan kelas menengah. Di sebelah rumahku adalah rumah Pak RT, orang yang cukup berpengaruh disana. Umurnya sekitar 60 tahun. tapi masih kelihatan gagah. Pak RT mempunyai dua orang istri. Yang pertama namanya Tante Is, wanita keturunan arab, kulitnya hitam manis, bodinya langsing. Meskipun usianya sudah 40-an, Tante Is masih kelihatan cantik, dia sangat pintar merawat diri.

Dengan Tante Is, Pak RT mempunyai dua orang putri yang cantik-cantik, yang sulung namanya Erni sedangkan adiknya namanya Ana, umur keduanya hampir sebaya denganku. Istri keduanya namanya Tante Linda, orang Bandung, kulitnya putih bersih. Wajahnya mirip bintang sinetron Titi Kamal. Bodynya aduhai, montok, padat berisi. Mungkin karena dia sering fitness, apalagi Tante Linda senang berpakaian sexy yang menonjolkan lekuk-lekuk tubuhnya. Membuat laki-laki yang memandangnya terangsang dan ngeres. Tante Linda orangnya supel dan pintar bergaul, sering dia ngobrol-ngobrol dengan anak muda seusiaku, termasuk aku.

Kejadian ini bermula ketika orang tuaku pergi seminggu keluar kota untuk keperluan bisnisnya. Aku ditinggal sendirian dirumah. Sedangkan pembantuku dipecat ibuku tiga hari sebelumnya karena ketahuan mencuri uang ibuku. aku yang sendirian merasa kesepian. Aku duduk diruang tamu sambil berkhayal. Untuk menghilangkan kesepianku, kuputar VCD porno yang baru aku pinjam dari temanku. Filmnya tentang seorang cewek bule yang sedang disetubuhi dua orang negro. Satu orang negro sedang dikulum kontolnya, sedangkan yang satunya lagi sedang ngentot cewek bule itu dari belakang dengan posisi nungging. Sekitar 20 menit mereka berganti posisi, satu orang negro sedang rebahan diranjang sambil memasukkan kontolnya kelubang anus cewek bule itu, yang telentang diatasnya. Sedangkan negro yang satunya lagi sedang menggenjot vagina cewek itu. Desahan dan erangan mereka membuatku terangsang. Kuraba-raba celana pendekku (aku sudah tidak pakai celana dalam), kontolku mengeras. Semakin lama kuraba semakin keras. Kukocok-kocok naik turun. Birahiku memuncak ingin disalurkan, tapi aku tidak tahu harus kemana menyalurkannya.

“Lagi ngapain Don?” suara seorang wanita mengejutkanku.

Ternyata Tante Linda sudah berdiri disamping pintu. Dia berpakaian sangat sexy, dengan kaos ketat dan rok super mini. Dia memandang karah celanaku. Saking terkejutnya aku lupa menaikkan celanaku, sehingga dia dengan bebas bisa melihat kontolku yang sedang tegang penuh, mengacung-acung.

Artikel Terkait

Cerita Pesta Seks Anal dan Gangbang Istri

Kisah Blowjob dan Oral Sex Perawan

Foto Ngentot Pacar Penetrasi Ganda Bersama Teman Baik

Video Ngewe Anus Istri dan Mantan Pacar

“Maaf.. maaf.. Tante” sahutku terbata-bata.

“Akh, nggak apa-apa kok, kamu khan udah gede”.

“Wah, kontolmu gede banget, udah pernah dimasukkin kevaginanya cewek belum?” tanyanya cuek.

“Be.. belum pernah Tante” sahutku.

“Mau nggak dimasukin ke punya Tante?, Tante pingin nih ngerasain kontolmu” katanya meminta. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Viral Cerita Luapan Birahi Murid dan Guru

   Iklans.com - Pagi itu, sinar matahari belum mampu mengusir embun putih yang menyelimuti sebuah villa mewah di kawasan Puncak Pass. Beberapa gerombol embun masih terlihat melayang-layang tertiup angin. Pucuk-pucuk pinus masih berwarna putih tertutupi embun pagi. Rumput di halaman villa masih basah.

Di dalam bathtub yang berisi air hangat, Theo dan Debby duduk berendam sambil berpelukan mesra. Gadis itu duduk di atas paha Theo. Telapak tangannya mengusap-usap menyabuni punggung guru matematikanya itu, dan ia pun merasakan tangan lelaki itu menyabuni punggungnya. Pelukan mereka sangat erat hingga dada mereka saling menekan satu sama lain. Sesekali Debby menahan nafas ketika menggeliatkan badannya.

Dadanya yang menggeliat menyebabkan puting buah dadanya mengalirkan birahi ke sekujur tubuhnya. Puting itu semakin mengeras setelah beberapa kali bergesekan dengan dada Theo yang licin dipenuhi buih-buih sabun. Pangkal pahanya yang terendam air hangat terasa membakar birahi ketika batang kemaluan lelaki itu menyentuh vaginanya. Debby menggerak-gerakkan telapak tangannya dari punggung hingga ke leher Theo. Sambil menyabuni, ditariknya tengkuk lelaki itu.

“Debby sangat mencintai Theo,” bisiknya.

Theo mengusap-usap bahu gadis itu dengan busa sabun yang berlimpah. Busa dan buih-buih berbentuk bola-bola kecil meleleh ke bagian atas dada dan punggung Debby. Lalu ditatapnya wajah yang cantik itu. Wajah yang terlihat semakin menarik karena buih-buih sabun memenuhi lehernya yang jenjang. Disibaknya rambut gadis itu ke belakang. Busa dan bola-bola kecil ikut menempel di rambut gadis itu, kemudian bola-bola itu meletus. Menawan. Sangat cantik dan mempesona, bisik hati Theo.

Mungkinkah aku jatuh cinta untuk yang kedua kalinya?, tanya Theo dalam hati. Jatuh cinta terhadap seorang murid yang masih belia dan nakal? Mengapa? Mengapa..? Apakah karena sensasi dan kemanjaan yang diciptakannya? Ah.., gumam Theo sambil menarik nafas panjang. Lalu dikecupnya anak rambut di kening gadis itu. Ia tak mampu memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang berkecamuk di benaknya. Tingkah laku Debby yang lembut dan kadang-kadang liar telah melumpuhkan nalarnya. Ia tak mampu berpikir ketika luapan birahi membakar tubuhnya.

“Theo juga sangat mencintai Debby. Sebelumnya tak pernah Theo rasakan nikmatnya terbakar birahi seperti saat ini..” ujar Theo.

Bola mata mereka saling menatap seolah ingin menjenguk isi hati masing-masing. Lalu Theo menarik tubuh gadis itu agar lebih erat menempel ke tubuhnya. Disabuninya punggung gadis itu dengan kedua telapak tangannya. Sambil mengusap-usapkan busa sabun, telapak tangannya terus menyusur hingga tenggelam ke dalam air. Diusap-usapnya bongkah pantat gadis itu.

Sejenak, ia menahan nafas ketika meremas bongkah pantat yang masih kenyal itu. Karena gadis itu duduk di atas pahanya, bongkah pantat itu terasa lebih kenyal daripada biasanya. Batang kemaluan Theo semakin keras ketika bersentuhan dengan vagina gadis itu. Ia dapat merasakan kelembutan bibir luar vagina gadis itu ketika bergesekan dengan bagian bawah batang kemaluannya. Dan dengan usapan lembut, telapak tangannya terus menyusuri lipatan bongkah pantat yang kenyal itu. Ia dapat merasakan lubang dubur Debby di jari tengahnya. Diusap-usapnya beberapa kali hingga ujung jarinya merasakan kehalusan lipatan daging antara dubur dan vagina.

Artikel Terkait

Cerita Pesta Seks Anal dan Gangbang Istri

Kisah Blowjob dan Oral Sex Perawan

Foto Ngentot Pacar Penetrasi Ganda Bersama Teman Baik

Video Ngewe Anus Istri dan Mantan Pacar

“Theoo.., Theo nakal!” desah Debby sambil menggeliat mengangkat pinggulnya.

Walau tengkuknya basah, Debby merasa bulu roma di tengkuknya meremang akibat nikmat dan geli yang mengalir dari vaginanya. Ia menggeliatkan pinggulnya. Geliat itu menyebabkan telapak tangan Theo semakin bebas mengusap-usap. Membelai. Ia mengecup leher Theo berulang kali ketika merasakan ujung jari Theo menyentuh bagian bawah bibir vaginanya. Baca Selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Cerita Colmek Mantan Pacar Ku Tersayang 3

   Tradingan.com - Atas permintaan suamiku aku menghubungi Pram melalui telepon, mengundangnya untuk datang ke rumah kami. Awalnya Pram agak segan untuk bertemu suamiku, namun aku berusaha meyakinkan bahwa suamiku sudah mengetahui semua yang kita lakukan dan dia malah menyetujuinya. Kutambahkan bahwa dengan demikian maka kesempatan kita untuk bertemu semakin besar karena bisa dilakukan kapan saja jika waktu dan kesempatan memungkinkan. Akhirnya Pram setuju dan akan meneleponku terlebih dahulu sebelum datang.

Selang beberapa minggu kemudian barulah aku menerima telepon dari Pram mengabarkan bahwa dia akan datang pada akhir minggu ini, bertepatan dengan long weekend (hari libur nasional yang berdempetan dengan hari minggu). Saat itu juga aku langsung menelepon suamiku yang masih di kantor tentang rencana Pram yang akan datang berkunjung. Suamiku lantas mengusulkan bagaimana jika kita sekalian berlibur keluar kota bersama, mumpung long weekend. Aku bilang aku sih setuju saja, asalkan Pram juga setuju. Suamiku bilang kalau dia akan booking kamar dari sekarang, soalnya kalau tidak, susah dapat hotel di saat long weekend.

Akhirnya, hari Sabtu yang ditunggu tiba. Pram datang sekitar jam 11 siang. Saat itu anakku masih di sekolahnya dan baru akan pulang sekitar jam 12-an, sementara suamiku masih di kantor. Aku langsung menyambut Pram dengan pelukan kangen dan Pram balas memelukku, lalu lantas mencium bibirku. Namun meskipun hasratku begitu menggebu untuk segera making love dengan Pram, aku harus menahan diri karena sebentar lagi anakku segera datang. Pram lalu kemudian pamit untuk pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya selepas perjalanan jauh dari kotanya.

Aku sendiri kemudian menyiapkan makan siang untuk Pram dan keluargaku. Sekitar jam 12 anakku sampai di rumah. Aku lalu perkenalkan Pram sebagai teman ayahnya. Pram cepat akrab dengan anakku. Setengah jam kemudian suamiku datang dari kantor dan aku langsung mengajaknya ketemu Pram. Sebenarnya suamiku sempat mengenal Pram, itu dulu ketika aku masih pacaran sama Pram aku sebenarnya sudah mengenal suamiku sekarang ini, tapi saat itu hanya sebatas teman. Dan dalam satu kesempatan aku sempat mengenalkan Pram sebagai pacarku kepada suamiku. Tapi saat itu mereka hanya saling bertegur sapa dan tidak berkenalan lebih jauh.

Artikel Terkait

Cerita Pesta Seks Anal dan Gangbang Istri

Kisah Blowjob dan Oral Sex Perawan

Foto Ngentot Pacar Penetrasi Ganda Bersama Teman Baik

Video Ngewe Anus Istri dan Mantan Pacar

Suamiku lantas menyapa Pram, yang kelihatan agak canggung. Namun kemudian aku mengajak mereka untuk bersama makan siang. Di meja makan suamiku aktif memulai pembicaraan, namun umumnya yang dibahas sekitar masalah bisnis dan politik secara umum. Setelah makan selesai, terlihat kekakuan sudah mulai mencair. Sementara aku membereskan meja makan, mereka berdua lalu melanjutkan obrolan mereka sambil merokok di beranda rumah. Kelihatannya mereka berdua sudah mulai akrab, kerena sesekali tawa lepas mereka terdengar. Belakangan aku tahu bahwa mereka membicarakan aku, tentang betapa hot-nya aku di ranjang. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Cerita Ngewe Mantan Pacar Ku Tersayang 2

   Tradingan.com - Baik Pram maupun aku sangat terkesan dengan apa yang baru kami lakukan. Menjadi sangat istimewa karena baru saat inilah aku merasakan memekku dimasuki kontol selain milik suamiku dan sekaligus orang yang mengisinya adalah seseorang yang pernah punya kesan khusus di hatiku. Dengan berat hati aku bilang kalau sekarang dia harus pergi karena aku harus menjemput anakku. Sebelum pergi, Pram meninggalkan nomor handphone dan memintaku untuk menghubunginya setiap saat aku membutuhkannya. Aku kemudian mengantarnya sampai ke pintu depan dan dia meninggalkanku dengan ciuman lembut di pipi.

Malamnya ketika suamiku pulang, dan anakku sudah tidur suamiku minta aku menceritakan tentang apa yang aku lakukan dengan Pram tadi siang. Sambil berbaring berdua aku mulai bercerita. Sambil seksama mendengarkan tangannya menelusup ke balik rokku dan langsung menuju ke memekku (aku tidak pakai celana dalam). Lalu di bilang, wah memeknya masih bengkak nih. Lalu jarinya mulai mengusap itilku. Sambil terus bercerita aku usap puting susu suamiku sehingga suamiku makin terangsang mendengar ceritaku. Dia jadi tidak sabar dan membuka celananya lalu memasukkan kontolnya ke memekku.

Aku baru mulai menikmati gerakan kontolnya di memekku ketika tiba-tiba suamiku bilang kalau dia sudah mau ejakulasi. Aku bilang tahan dulu karena aku masih belum mau orgasme, namun apa daya suamiku tak mampu menahan dan akhirnya dia menyemprotkan spermanya di dalam memekku. Tak lama kontolnya mulai layu dan kemudian dia tertidur kecapean. Aku kini dalam posisi “menggantung” karena aku belum orgasme. Kemudian kucoba untuk melanjutkan dengan jalan memainkan jariku di memekku. Entah mengapa meskipun suamiku ada di sisiku, saat bermastrubasi yang justru aku bayangkan seolah-olah Pram yang kini sedang menyetubuhiku. Sambil membayangkan kejadian tadi siang aku terus memainkan memekku sampai kemudian aku orgasme. Namun kuakui rasanya tidak sehebat dengan apa yang aku rasakan tadi siang.

Besoknya perasaan menggantung itu masih ada. Dan seperti rutinitas biasa, setelah suami dan anakku pergi, aku kembali sendiri di rumah. Tiba-tiba keinginan untuk mengulangi apa yang kulakukan kemarin dengan Pram muncul dengan kuat. Aku hubungi nomor HP-nya dan menanyakan apakah ia bisa datang sekarang. Sayangnya dia bilang tidak bisa, karena ada yang harus dia kerjakan pagi ini. Lalu aku tanya gimana kalau malam. Dia balik tanya bagaimana dengan suamiku. Aku bilang kalau suamiku sebernarnya tahu apa yang kita lakukan kemarin dan dia menyetujuinya. Jadi aku pikir malam ini pun tidak apa-apa kalau dia datang. Tapi dia jawab dia masih merasa sungkan untuk ketemu dengan suamiku.

Akhirnya aku usulkan gimana kalau kita keluar sekalian makan malam, tapi aku mau bilang suamiku dulu. Dia bilang setuju karena malam ini dia punya banyak waktu. Katanya hari ini adalah hari terakhir dia berada di kotaku untuk pekerjaannya sebelum besok di kembali ke kotanya. Aku kemudian menelepon suamiku dan menceritakan rencanaku, suamiku bilang oke. Aku begitu bersemangat dan ingin mempersiapkan sesuatunya dengan baik. Aku lalu pergi ke kamar mandi, mencukur bulu memekku dan memakai lulur wangi sehingga nanti malam Pram benar-benar terkesan dengan penampilanku.

Artikel Terkait

Cerita Pesta Seks Anal dan Gangbang Istri

Kisah Blowjob dan Oral Sex Perawan

Foto Ngentot Pacar Penetrasi Ganda Bersama Teman Baik

Video Ngewe Anus Istri dan Mantan Pacar

Malam hari jam delapan suamiku pulang. Anakku sudah tertidur setengah jam yang lalu karena siangnya dia bermain sehingga tidak tidur siang. Suamiku mendapatiku sudah berdandan rapi dan wangi. Dia kemudian ajak aku makan malam, namun aku bilang kalau aku mau makan malam diluar dengan Pram. Akhirnya dia makan malam sendiri. Aku lalu telepon Pram untuk datang menjemputku. Sebelum Pram datang suamiku memeluk dan menciumku, tangannya lalu merambah memekku, dia merasakan memekku yang licin karena pagi tadi baru dicukur. Sambil tersenyum dia bilang, wah persiapannya hebat sekali, katanya lagi dia jamin Pram pasti tidak akan merasa cukup menyetubuhiku cuma sekali. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Cerita Ngentot Mantan Pacar Ku Tersayang 1

   Aopok.com - Aku adalah seorang ibu rumah tangga berusia kurang lebih 30 tahun. Pernikahan kami telah berjalan kurang lebih 7 tahun dan mempunyai seorang anak yang sudah sekolah di playgroup. Suamiku adalah seorang pekerja di perusahaan swasta, karena kesibukan pekerjaannya dia biasa pergi pagi dan pulang malam. Walau begitu hubungan kami berjalan dengan baik.

Kami biasa terbuka dalam berbagai hal, termasuk masalah sex. Sayangnya karena pekerjaannya, staminanya di ranjang kurang bisa memuaskan keinginanku. Aku inginnya berhubungan sex tiap hari, sementara suamiku paling sanggup tiga hari sekali. Itupun setelah ejakulasi, dia tidak sanggup untuk menambah ronde. Satu hal yang dia suka bilang adalah keinginannya untuk melihatku berhubungan sex dengan laki-laki lain. Dan bahkan dia bilang kalau dia enggak perlu melihat langsung, asal setiap aku sudah berhubungan sex dengan laki-laki lain aku harus menceritakan detailnya dan dilakukan dengan sepengetahuan suamiku. Syarat lainnya adalah, bahwa aku menyukai laki-laki tsb, ganteng dan yang penting aku bisa menikmati hubungan sex-ku dengan laki-laki tersebut.

Perlu aku ceritakan, bahwa sebelum menikah dengan suamiku sekarang ini, aku hanya pernah mempunyai pacar sekali. Itupun kami hanya sebatas berpacaran, jangankan berhubungan sex, bahkan berciuman pun belum pernah. Meskipun pernah pacarku dulu itu memintaku untuk menciumku namun dengan halus aku menolaknya. Jadi bagiku suamiku adalah laki-laki pertama yang berhubungan sex denganku. Awalnya keinginan suamiku ini cuma sekedar ‘pillow-talk’ atau fantasi ketika kami melakukan pemanasan sebelum melakukan hubungan sex dengan suamiku. Sampai pada suatu hari.

Awalnya suatu pagi, seperti biasa setelah suamiku pergi ke kantor sekaligus mengantarku anakku pergi ke playgroup, aku pergi mandi. Karena biasanya pagi hari sebelum suami dan anakku pergi, aku menyelesaikan pekerjaan rutin rumah tangga dan menyiapkan sarapan. Ketika baru saja aku selesai mandi, dan masih mengenakan kimono handuk, tiba-tiba bel berbunyi. Dalam keadaan tubuh telanjang dan hanya ditutupi kimono, aku pergi untuk membuka pintu. Betapa kagetnya aku, ketika ternyata yang datang adalah Pram, mantan pacarku dulu.

Dalam keadaan gugup, bercampur senang aku tidak mampu berkata kecuali mempersilakan dia masuk dan lalu mengunci pintu. Aku bahkan lupa kalau aku cuma pake kimono. Tampangnya masih seperti dulu, kecuali bahwa kini dia tampak sedikit lebih gemuk dan lebih dewasa. Meski aku akui bahwa aku sangat menyayangi suamiku, kadang-kadang aku masih suka merindukan mantan pacarku ini. 

Artikel Terkait

Cerita Pesta Seks Anal dan Gangbang Istri

Kisah Blowjob dan Oral Sex Perawan

Foto Ngentot Pacar Penetrasi Ganda Bersama Teman Baik

Video Ngewe Anus Istri dan Mantan Pacar

Dalam keadaan masih gugup, tiba-tiba Pram menggenggam tanganku dan bertanya tentang kabarku, aku hanya bisa menjawab lirih. Namun aku tidak bisa menyembunyikan binar mataku, melepas rinduku padanya. Tiba-tiba dia mendaratkan ciumannya ke pipiku dengan lembut, dia bilang dia sangat merindukanku. Sambil kemudian tangannya memelukku, dia bilang kalau dia tunggu dari pagi diatas mobilnya, dan begitu tahu kalau suamiku sudah pergi dia lalu pergi memencet bel rumahku. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Cerita Nikmatnya Ngintip Kakak Colmek

   Iklans.com - Sebelumnya, saya ingin bilang kalo ini benar-benar cerita nyata yang terjadi pada diri saya, bukan fiksi. Saya berharap pembaca akan ikut terangsang setelah membaca cerita saya ini.

Saya hidup di negara Amerika baru sekitar 4 tahun. Entah mengapa, ada suatu kebiasaan buruk yang benar-benar sulit sekali untuk saya hilangkan, yakni mengintip. Kebiasaan ini sudah ada sejak saya kelas SMP 1 di Jakarta. Saya senang sekali mengintip rok dan baju cewek. Biasanya saya akan berusaha setengah mati mencari cewek yang cantik dan sip banget. Terus saya dekati dan pura-pura bicara dengan sang cewek cantik dan merangsang, kadang malah belaga bodoh. Saya sangat puas kalau sudah berhasil mengintip di balik seragam sekolah (atau baju-baju lain) ataupun rok cewek, apalagi kalau cewek itu adalah cewek idola satu sekolah. Terutama kalau cewek itu tahu kalau dia diintip, terus mendadak nutup baju atau merapatkan kedua kakinya. Duhh.. nikmatnya kalau sudah berhasil, saya langsung lampiaskan nafsu setan saya dengan onani.

Sampai puas dan tuntas, di rumah ataupun di WC sambil membayangkan sang cewek cantik punya celana dalam maupun BH yang telah saya lihat ini. Mungkin saya ini memang sedikit tidak normal, mungkin juga ini karena saya tidak pernah dapat kesempatan bebas untuk nonton blue film maupun kencan dengan cewek (dari faktor orang tua, rumah yang tak pernah sepi, dan lain-lain). Tapi tak apalah, saya akan tetap menceritakan pengalaman saya ini.

Pengalaman pertama yang akan saya ceritakan adalah tentang mengintip di toko buku. Suatu siang yang bolong, saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan ke toko buku, yang kebetulan dekat dengan rumah tempat tinggal saya (di Amerika). Saya naik ke tingkat dua, dan oohh.. saya melihat ada seorang cewek bule yang menurut perkiraan saya pasti masih SMA (high school) dengan seragam sekolahnya, dan dia ini boleh dibilang cantik aduhai dan alim. Kulitnya putih bersih (tak ada freckles dan jerawat lho), tinggi sedang. Dan wuaah.. apalagi dengan seragam sekolahnya, saya semakin nafsu tidak tahan kalau rasanya hari ini saya belum mengintip apa-apa dari dia. Untuk itu, sambil sudah terangsang membayangkannya, saya coba cari strategi untuk mengintip dia.

Saya akhirnya terus mengikuti dia, sampai akhirnya dia duduk di sebuah kursi, dengan beberapa buku bacaannya (kelihatannya sih buku novel, mungkin tugas sekolahnya, kelas Inggris, soalnya dia kelihatan serius sekali). Dia berbicara sebentar dengan cewek yang kelihatan tua, yang menurut dugaan saya pasti itu ibunya. Saya hanya berharap supaya ibunya itu pergi, supaya saya bisa dengan cepat melancarkan aksi mengintip saya terhadap cewek bule yang aduhai, cantik dan diam, dan mungkin kutu buku ini. Ooohh, tak tahan. Perlahan saya sembunyi di balik salah satu rak buku sambil mulai menggosok-gosok celana saya. Bayangkan, betapa nikmatnya kalau saya akhirnya benar-benar bisa mengintip dia.

Saya terus menggosok sambil mengerang, “Oh.. oh.. ahh.. cantik sekali.. ahh..”

Tiba-tiba muncul kesempatan itu. Ibunya kelihatannya berkata ke cewek ini, tanda dia mau jalan-jalan dulu ke sektor bacaan lain, atau kemana gitu. Aaah.. cuek, yang penting rintangan terbesar sudah lewat. Batang kemaluan saya sudah makin membesar membayangkan semua ini. Sambil terus mengocok, saya lihat dari jauh dimana saya bisa mengintip cewek amboi ini. Tiba-tiba, ahh.. saya melihat adanya suatu peluang besar. Cewek bule ini ternyata duduk di kursi yang di depannya adalah tempat anak-anak kecil (mungkin balita) biasa membaca buku. Jadi di depan kursi dia duduk, ada suatu petak yang lebih tinggi sedikit dari lantai, biasanya untuk para anak-anak kecil.

Jantung saya berdebar kencang sekali. Akhirnya saya maju pelan-pelan. Maju, maju, sambil dipenuhi pikiran yang sudah tidak karuan dengan nafsu mengintip. Akhirnya saya pura-pura mengambil satu buku dari rak buku terdekat, saya lalu lihat ke dia lagi. Aduuhh. semakin cantik saja kalau dilihat dari dekat cewek ini, terutama ketika dia baca, ooh serius sekali. Mana masih highschool lagi, ohh.. tak tahukah dia ada cowok jalang yang sebentar lagi akan mengintipnya.

Jantung saya berdebar semakin kencang, inilah penentuannya, saya jalan ke arah petak (ubin) pendek di depan dia. Saya menoleh kiri dan kanan, tidak ada orang yang akan mencurigai. Maklum, ini toko buku yang sepi. Saya menelan ludah dan tangan sudah tidak saya main-mainkan lagi, tapi saya merasa batang kemaluan saya sudah klimaks tegang sekali.

Akhirnya saya duduk di petak itu, tepat di depan kursi dia duduk. Dan, “Ooohh, ya ampuunn..!” saya benar-benar tegang sekali. Saya ternyata berhasil, sukses sekali. Dan tak sekedar berhasil saja, tapi ini mungkin salah satu pengalaman mengintip terbaik saya. Bayangkan saja, walaupun cewek cantik ini duduk dengan kaki merapat, sehingga rok sekolahnya juga tertutup rapat, dengan jarak kami yang sangat dekat (sedekat pembaca dengan layar monitor komputer lah), dan dengan posisi saya duduk terang-terangan di bawah dan di depan tempat dia duduk, saya merasakan kenikmatan yang luar biasa.

Saya berhasil menerobos pandangan mata haram saya ini menembusi kedua rapat kakinya yang putih mulus, terus makin dalam. Dan yang membuat saya sangat terangsang, saya berhasil melihat celana dalamnya. Bayangkan, dengan jarak yang sangat dekat dengannya, saya seakan-akan seperti diperbolehkan untuk melihat keindahan pahanya yang putih dan mulus, juga celana dalamnya. Oooh.., dia ternyata tidak sadar, karena dia tetap serius membaca bukunya. Saya pun pura-pura buka dan baca buku yang saya sudah ambil, tapi untuk sedetik di buku, saya bisa habiskan semenit melihat pemandangan nan indah itu.

Saya mendesah pelan, “Aaah.. nikmat sekali perasaan ini.”

Mungkin para pembaca tak tahu bagaimana perasaan saya saat itu, tapi satu kata yang bisa saya utarakan, “nikmat”, merangsang dan yah.., kurang ajar memang.

Sekitar 5 menit setelah itu, dia ternyata mengganti posisi duduknya, dia mulai bergerak sedikit ketika membetulkan posisi duduknya, dengan mata tetap tertuju ke bukunya. Saya memang sudah dari tadi berharap dapat melihat pemandangan yang lebih indah dari dia ini, saya berharap dia bergerak, bergerak sedikit lagi supaya saya kali ini benar-benar bisa melihat tembus dari luar rok, sampai benar-benar ke celana dalamnya. Dan oohh.., setan kurang ajar memenuhi keinginan saya, dia bergerak membetulkan posisi duduknya, dan kali ini posisi duduknya lebih melebar sedikit agak ke kanan. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Viral Cerita Ngewe Suster Cantik dan Montok

   Aopok.com - Cerita ini terjadi beberapa tahun yang lalu, dimana saat itu saya sedang dirawat di rumah sakit untuk beberapa hari. Saya masih duduk di kelas 2 SMA pada saat itu. Dan dalam urusan asmara, khususnya “bercinta” saya sama sekali belum memiliki pengalaman berarti. Saya tidak tahu bagaimana memulai cerita ini, karena semuanya terjadi begitu saja. Tanpa kusadari, ini adalah awal dari semua pengalaman asmaraku sampai dengan saat ini.

Sebut saja nama wanita itu Ira, karena jujur saja saya tidak tahu siapa namanya. Ira adalah seorang suster rumah sakit dimana saya dirawat. Karena terjangkit gejala pengakit hepatitis, saya harus dirawat di Rumah sakit selama beberapa hari. Selama itu juga Ira setiap saat selalu melayani dan merawatku dengan baik. Orang tuaku terlalu sibuk dengan usaha pertokoan keluarga kami, sehingga selama dirumah sakit, saya lebih banyak menghabiskan waktu seorang diri, atau kalau pas kebetulan teman-temanku datang membesukku saja.

Yang kuingat, hari itu saya sudah mulai merasa agak baikkan. Saya mulai dapat duduk dari tempat tidur dan berdiri dari tempat tidur sendiri. Padahal sebelumnya, jangankan untuk berdiri, untuk membalikkan tubuh pada saat tidurpun rasanya sangat berat dan lemah sekali. Siang itu udara terasa agak panas, dan pengap. Sekalipun ruang kamarku ber AC, dan cukup luas untuk diriku seorang diri. Namun, saya benar-benar merasa pengap dan sekujur tubuhku rasanya lengket. Yah, saya memang sudah beberapa hari tidak mandi. Maklum, dokter belum mengijinkan aku untuk mandi sampai demamku benar-benar turun.

Akhirnya saya menekan bel yang berada disamping tempat tidurku untuk memanggil suster. Tidak lama kemudian, suster Ira yang kuanggap paling cantik dan paling baik dimataku itu masuk ke kamarku.

“Ada apa Dik?” tanyanya ramah sambil tersenyum, manis sekali.

Tubuhnya yang sintal dan agak membungkuk sambil memeriksa suhu tubuhku membuat saya dapat melihat bentuk payudaranya yang terlihat montok dan menggiurkan.

“Eh, ini Mbak. Saya merasa tubuhku lengket semua, mungkin karena cuaca hari ini panas banget dan sudah lama saya tidak mandi. Jadi saya mau tanya, apakah saya sudah boleh mandi hari ini mbak?”, tanyaku sambil menjelaskan panjang lebar.

Saya memang senang berbincang dengan suster cantik yang satu ini. Dia masih muda, paling tidak cuma lebih tua 4-5 tahun dari usiaku saat itu. Wajahnya yang khas itupun terlihat sangat cantik, seperti orang India kalau dilihat sekilas.

“Oh, begitu. Tapi saya tidak berani kasih jawabannya sekarang Dik. Mbak musti tanya dulu sama Pak dokter apa adik sudah boleh dimandiin apa belum”, jelasnya ramah.

Mendengar kalimatnya untuk “memandikan”, saya merasa darahku seolah berdesir keatas otak semua. Pikiran kotorku membayangkan seandainya benar Mbak Ira mau memandikan dan menggosok-gosok sekujur tubuhku. Tanpa sadar saya terbengong sejenak, dan batang kontolku berdiri dibalik celana pasien rumah sakit yang tipis itu.

“Ihh, kamu nakal deh mikirnya. Kok pake ngaceng segala sih, pasti mikir yang ngga-ngga ya. hi hi hi”.

Mbak Ira ternyata melihat reaksi yang terjadi pada penisku yang memang harus kuakui sempat mengeras sekali tadi. Saya cuma tersenyum menahan malu dan menutup bagian bawah tubuhku dengan selimut.

“Ngga kok Mbak, cuma spontanitas aja. Ngga mikir macem-macem kok”, elakku sambil melihat senyumannya yang semakin manis itu.

“Hmm, kalau memang kamu mau merasa gerah karena badan terasa lengket Mbak bisa mandiin kamu, kan itu sudah kewajiban Mbak kerja disini. Tapi Mbak bener-bener ngga berani kalau Pak dokter belum mengijinkannya”, lanjut Mbak Ira lagi seolah memancing gairahku.

“Ngga apa-apa kok mbak, saya tahu Mbak ngga boleh sembarangan ambil keputusa” jawabku serius, saya tidak mau terlihat “nakal” dihadapan suster cantik ini. Lagi pula saya belum pengalaman dalam soal memikat wanita.

Suster Ira masih tersenyum seolah menyimpan hasrat tertentu, kemudian dia mengambil bedak Purol yang ada diatas meja disamping tempat tidurku.

“Dik, Mbak bedakin aja yah biar ngga gerah dan terasa lengket”, lanjutnya sambil membuka tutup bedak itu dan melumuri telapak tangannya dengan bedak.

Saya tidak bisa menjawab, jantungku rasanya berdebar kencang. Tahu-tahu, dia sudah membuka kancing pakaianku dan menyingkap bajuku. Saya tidak menolak, karena dibedakin juga bisa membantu menghilangkan rasa gerah pikirku saat itu. Mbak Ira kemudian menyuruhku membalikkan badan, sehingga sekarang saya dalam keadaan tengkurap diatas tempat tidur.

Tangannya mulai terasa melumuri punggungku dengan bedak, terasa sejuk dan halus sekali. Pikiranku tidak bisa terkontrol, sejak dirumah sakit, memang sudah lama saya tidak membayangkan hal-hal tentang seks, ataupun melakukan onani sebagaimana biasanya saya lakukan dirumah dalam keadaan sehat. Kontolku benar-benar berdiri dan mengeras tertimpa oleh tubuhku sendiri yang dalam keadaan tenglungkup. Rasanya ingin kugesek-gesekkan kontolku di permukaan ranjang, namun tidak mungkin kulakukan karena ada Mbak Ira saat ini. fantasiku melayang jauh, apalagi sesekali tangannya yang mungil itu meremas pundakku seperti sedang memijat. Terasa ada cairan bening mengalir dari ujung kontolku karena terangsang.

Beberapa saat kemudian Mbak Ira menyuruhku membalikkan badan. Saya merasa canggung bukan main, karena takut dia kembali melihat kontolku yang ereksi.

“Iya Mbak..”, jawabku sambil berusaha menenangkan diri, sayapun membalikkan tubuhku.

Kini kupandangi wajahnya yang berada begitu dekat denganku, rasanya dapat kurasakan hembusan nafasnya dibalik hidung mancungnya itu. Kucoba menekan perasaan dan pikiran kotorku dengan memejamkan mata.

Sekarang tangannya mulai membedaki dadaku, jantungku kutahan sekuat mungkin agar tidak berdegup terlalu kencang. Saya benar-benar terangsang sekali, apalagi saat beberapa kali telapak tangannya menyentuh putingku.

“Ahh, geli dan enak banget”, pikirku.

“Wah, kok jadi keras ya? he he he”, saya kaget mendengar ucapannya ini.

“Ini loh, putingnya jadi keras.. kamu terangsang ya?”

Mendengar ucapannya yang begitu vulgar, saya benar-benar terangsang. Kontolku langsung berdiri kembali bahkan lebih keras dari sebelumnya. Tapi saya tidak berani berbuat apa-apa, cuma berharap dia tidak melihat kearah kontolku. Saya cuma tersenyum dan tidak bicara apa-apa. Ternyata Mbak Ira semakin berani, dia sekarang bukan lagi membedaki tubuhku, melainkan memainkan putingku dengan jari telunjuknya. Diputar-putar dan sesekali dicubitnya putingku.

“Ahh, geli Mbak. Jangan digituin”, kataku menahan malu.

“Kenapa? Ternyata cowok bisa terangsang juga yah kalau putingnya dimainkan gini”, lanjutnya sambil melepas jari-jari nakalnya.

Saya benar-benar kehabisan kata-kata, dilema kurasakan. Disatu sisi saya ingin terus di”kerjain” oleh Mbak Ira, satu sisi saya merasa malu dan takut ketahuan orang lain yang mungkin saja tiba-tiba masuk. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia